20-23 Februari 2018, Jogjavaganza

0
23
Table top (Foto: http://www.mgholidaygroup.com)

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menyiasati paceklik kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar promosi wisata berlabel “Jogjavaganza”. Kegiatan ini diharapkan mampu menggeliatkan pariwisata Kota Yogyakarta. Event yang digelar di Yogyakarta, pada 20-23 Februari 2018.

Kegiatan “Jogjavaganza” mengundang sebanyak 120 biro perjalanan wisata dari seluruh provinsi di Indonesia, yang masuk dalam kategori potential buyer. Biro perjalanan wisata tersebut akan diperkenalkan dengan berbagai pelaku industri pariwisata di Kota Yogyakarta mulai dari perhotelan, objek wisata, hingga pusat oleh-oleh.

Tujuan acara ini memfasilitasi pelaku usaha pariwisata, yaitu hotel bintang 3, bintang 2, bintang 1 dan prioritas hotel non bintang, travel agent di Kota Yogyakarta, obyek wisata, restaurant dan tempat oleh-oleh, agar pelaku usaha tersebut dapat melakukan kegiatan B to B (Bussiness to bussines).

Sehingga para pelaku wisata ini bisa memperkenalkan produk mereka dan para agen perjalanan wisata yang diundang menjadi tertarik kemudian mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Yogyakarta.

Pada ‘Jogjavaganza’ tahun ini, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta lebih banyak memberikan fasilitasi kepada pengusaha hotel non bintang meskipun masih ada beberapa pelaku usaha hotel berbintang yang akan ikut serta. Mengingat, Pelaku usaha hotel non bintang ini biasanya belum mampu melakukan promosi.

Rangkaian kegiatan Jogjavaganza diawali welcome dinner, table top, closing dinner, dilanjutkan post tour ke bebarapa destinasi wisata yang ada di Yogyakarta, keraton Jogya, Malioboro, Wisata Taman Tebing Breksi, Tugu Jogya, Benteng Vredeburg dan Upside Down World Jogja.

Saat ini terdapat sekitar 370 hotel non bintang di Yogyakarta dan 53 hotel berbintang. Jumlah kunjungan wisatawan pada saat low season di Kota Budaya ini, mengalami penurunan sekitar 10 persen. Penurunan kunjungan akan semakin signifikan jika pada awal tahun ini tidak ada long weekend. Penurunan kunjungan wisatawan bisa berlangsung hingga April dan baru kembali naik pada Juni 2018.

Sebelum masuk pada kegiatan promosi, akan digelar beberapa kegiatan pendahuluan mulai dari Fun Night Run 5K dan Fun Healthy serta festival kuliner yang akan diselenggarakan pada 10 Februari di Kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Fun Night Run akan digelar pada pukul 19.00 WIB dengan rute Balai Kota Yogyaarta-Jalan Kenari-Jalan Cendana-Jalan Batikan-XT Square-Jalan Veteran-Simpang SGM-Jalan Kusumanegara dan kembali ke Balai Kota Yogyakarta. Sedangkan Fun Healthy merupakan kegiatan yang difokuskan untuk mengatasi stres dengan cara menari. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY