17 – 18 Juni 2016, Ramadhan Jazz Festival

0
327
Ramadhan Jazz Festival (Foto: showbiz.liputan6.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Bulan suci Ramadhan, warga Jakarta akan dihibur dengan acara menarik dan berbeda yakni Ramadhan Jazz Festival 2016 (RJF 2016) yang diadakan di lingkungan Masjid yakni, di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, pada 17-18 Juni.

Acara yang diprakarsasi Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) merupakan satu-satunya gelaran musik Jazz di bulan Ramadhan yang sudah memasuki tahun keenam. Tahun ini mengusung tema Harmony in Culture of Islam, Ramadhan Jazz Fastival hadir sebagai sarana dakwah untuk mengajak masyarakat, khususnya para remaja muslim untuk meningkatkan kecintaan pada agama Islam dan memperkuat jalinan tali silaturahmi.

Acara yang akan dilaksanakan di pelataran parkir Masjid Cut Mutia ini juga akan dimeriahkan oleh musisi kenamaan dalam negeri. Mulai dari musisi Jazz beda generasi, Barry Likumahuwa, Idang Rasjidi, Ecoutez, Oele Pattiselanno juga rising star Rizky Febian akan memberikan penampilan terbaiknya. Selain itu nama-nama seperti Barsena Bestandhi, Shena Malsiana, Fariz RM Freedom Trio, Yuka Tamada dan sederet musisi keren tanah air juga tentunya sayang untuk dilewatkan.

RJF digelar setelah salat tarawih sekitar pukul 20.30 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Ada juga acara donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) serta penggalangan dana melalui infaq yang akan digunakan untuk memperbaiki sekolah. Tak ada tiket dijual, alias gratis untuk menyaksikan acara ini. Hanya perlu berdonasi berupa buku-buku baru atau bekas, atau donor darah di stan PMI yang disediakan.

Selain Ramadhan Jazz Festival, Masjid Cut Mutia juga menggelar Gema Ramadhan 1437 H yang akan menyuguhkan acara Seminar Remaja Masjid se-Jakarta, Lebaran untuk Mereka, RICMA Fair, Kampus Nite, RICMA Camp, dan akan ditutup dengan acara Jakarta Fashion Islamic Guide pada 2 Juli 2016.

Masjid Cut Meutia terletak di Jalan Cut Meutia No.1, Menteng, Jakarta Pusat yang merupakan salah satu peninggalan dari zaman penjajahan kolonial. Sebelum difungsikan sebagai mesjid sebagaimana sekarang, bangunan ini pernah digunakan sebagai kantor pos, kantor Jawatan Kereta Api Belanda dan kantor Kempetai.

Masjid Cut Meutia juga memiliki arsitektur yang unik. Mihrab dari masjid ini diletakkan di samping kiri dari saf salat (tidak di tengah seperti lazimnya). Selain itu posisi safnya juga terletak miring terhadap bangunan masjidnya sendiri karena bangunan masjid tidak tepat mengarah kiblat.

Pengunjung bisa menuju tempat ini menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Apabila menggunakan commuter line, Anda dapat turun di Stasiun Gondangdia, sementara shelter Bus Transjakarta yang terdekat adalah Sarinah. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY