15 Februari – 4 Maret 2018, Festival Cap Go Meh 2018

0
487
Festival Cap Go Meh (Foto: Tirto.co.id)

SINGKAWANG, Bisniswisata.co.id: Imlek yang jatuh pada tanggal 16 Februari, bakal lebih Semarak di Kota Singkawang Kalimantan Barat (Kalbar). Selain mayoritas penduduknya warga Tionghoa, juga ada sajian atraksi magis spriritual peninggalan budaya China yang masih melekat kuat hingga kini.

Atraksi magis spritual itu bernama tatung atau loya yang sangat spektakuler atau disebut dengan Cap Go Meh. Karena itu, Singkawang setiap tahunnya menggelar perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh Singkawang yang dipusatkan di Stadion Kridasana Singkawang, pada
tanggal 15 Februari hingga 4 Maret 2018.

Terkenal dengan Kota Seribu Klenteng, Singkawang menjadi salah satu destinasi favorit pariwisata saat diselenggarakan Festival Cap Go Meh. Tercatat, pada tahun 2017 lalu sebanyak 26 Duta Besar dari berbagai negara hadir hanya untuk sekedar melhat meriahnya Festival Cap Go Meh.

Tahun 2018 jelas lebih meriah dan semarak karena bakal dihiasi 10.000 lampion dengan ornamen yang menarik seperti gunung batu, jembatan kaca, dan tentunya lampion merah khas Imlek. Juga ada hiasan berbentuk 12 shio yang unik.

Selain itu ada banyak perlombaan disertakan dalam rangkaian acara Festival ini. Perlombaan itu lomba hias kampung, hias tempat tinggal, hias ruko dan lomba hias mobil, kompetisi barongsai se-Kalbar, pemilihan Ako Amoy dan perlombaan karaoke.

Juga kehadiran 9 naga (Qiu Lung). Dimana nantinya 9 naga ini berbeda satu dan lainnya dengan 9 warna yang menarik, yang rencanakan akan ditempatkan pada H-9 di Stadion Kridasana Singkawang. puncak hari H Cap Go Meh akan ada prosesi mengantar 9 naga ke langit yaitu prosesi bakar naga di Stadion Kridasana pada pukul 15.30 WIB. Nantinya sembilan naga ini ikut serta dipawai lampion pada 28 Februari

Tak hanya itu, atraksi ratusan tatung atau loya akan melakukan parade mengelilingi kota Singkawang dengan berbagai atraksi ekstrem dan menarik beserta kelompoknya pemukul gendang yang dipercayai untuk mengusir roh jahat. Sehingga festival ini menjadi spektakuler dan diharapkan didatangi wisatawan nusantara maupun mancanegara. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.