14 Mei 2016, Jakarta Dance Carnival

0
583

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia Dance Community bersama komunitas tari di Jakarta menggelar Jakarta Dance Carnival (JDC). Carnaval tari ini berlangsung di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jl. Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, pada 14 Mei 2016
mulai pukul 09.00 s/d 24.00 WIB.

Jakarta Dance Carnival, sebuah perayaan untuk memperingati World Dance Day/Hari Tari Dunia, yang jatuh di setiap tahunnya pada tanggal 29 April, sekaligus merespon tujuan mulia dari ditetapkannya Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei. Tahun ini, didukung 100
group tari dan 1200 penari.

Indonesia Dance Community digagas oleh 5 orang wanita yaitu Hartati, Wiwiek HW, Santi, Ardati, Anti Yank dan Yola Yulfianti yang memiliki latar belakang pendidikan seni tari di Institut Kesenian Jakarta. Visi misi dari komunitas ini adalah memajukan perkembangan seni
khususnya tari dalam masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan JDC yang kedua ini mengusung tema Let Me Dance, yang merupakan sebuah pertemuan pelaku tari lintas generasi mulai dari anak-anak sampai dengan para tokoh tari dari beragam latar belakang genre tari.

Adapun genre tari tersebut yaitu tradisional klasik/kreasi, modern/pop dan kontemporer bahkan sport dance (Pole Dance). Mereka berparUsipasi dan berinteraksi merayakan sebuah peristiwa kebebasan tubuh dan keberagaman. !

Peristiwa satu hari JDC, terdiri dari prosesi Carnaval yang dimulai dari depan pintu masuk PKJ-TIM sampai di Pelataran Teater Jakarta, dilanjutkan dengan penampilan 100 komunitas tari yang ada di Jakarta. ‘Ruang Sharing’ dengan format diskusi santai dengan nara sumber Dr. Eko Supriyanto S.Sn MFA dan Sukardji Sriman S.Sn MFA. Yang akan berbagi cerita tentang sekolah tari di luar negeri.

JDC 2016 juga mempersembahkan pameran kostum tari bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang profesi seorang “Dance Costume Designer” karya Iriene Prinka Radjab. Berthema tentang sejarah perkembangan busana Betawi untuk karya tari.

Selain itu pula, JDC akan menggelar Pameran foto tari karya fotografer-fotografer dan juga pemutaran dance film dengan konsep layar tancap. Juga, Bazar makanan dan produk lain juga digelar pada Jakarta Dance Carnival 2016.

Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan penuh dari parUsipasi pelaku tari yang ada di Jakarta serta masyarakat pencinta seni tari.

Indonesia Dance Community, mengajak masyarakat ikut merayakannya, menikmati peristiwa-peristiwa tari, menjadi saksi dalam perkembangan dan pertumbuhan dunia tari Indonesia. Dimana seni tari menjadi bagian dari ruang gerak, gaya hidup dan pendidikan masyarakat kota Jakarta. (redaksibisniswisata@gmail.com)

ii

LEAVE A REPLY