14 Juli 2018, Argo Muria Festival

0
55
Gedung Lawang Sewu Semarang (Foto: http://www.wisataterindah.net)

SEMARANG, bisniswisata.co.id: PT. KAI (Persero) menggelar festival musik jazz bertajuk Argo Muria Festival, di Gedung Lawang Sewu Semarang, pada 14 Juli 2018. Festival ini dibuka untuk umum secara gratis, namun pengunjung hanya membayar bea masuk Lawang Sewu, yang memang dibuka sebagai tempat wisata budaya.

Festival yang menyajikan pertunjukkan musik, pameran budaya, bazaar, opening act dari 3 orang Jazzy Station Performer dan wisata kuliner khas Jawa Tengah dimulai sejak siang. Selain penampilkan musisi lokal, juga ada bintang tamu penynyi Andien yang dijadwalkan tampil pada malam hari. Tiga musisi jazz dari Bandung dan Semarang hasil seleksi Jazzy Station akan menjadi pembuka festival.

Dalam festival yang pertama kali digelar, Andien bakal membawakan sekitar 8 hingga 9 lagu, uniknya 2 di antaranya adalah lagu daerah Semarang yakni Gambang Semarang dan Jangkrik Genggong. Lagu daerah Jangkrik Genggong aslinya adalah lagu keroncong ciptaan Andjar Any yang dipopulerkan Waldjinah. Gambang Semarang juga merupakan lagu keroncong ciptaan Oei Yok Siang dan Sisik Pramono yang dipopulerkan sejumlah penyanyi, termasuk Benyamin Sueb.

Kehadiran ibu satu anak ini sekaligus mempromosikan album teranyar berjudul Metamorfosa. Lagu-lagu dalam album terbarunya ini bercerita tentang perubahan hidup Andien sejak memulai karir di usia 17 tahun.

Lawang Sewu dipilih sebagai tempat Argo Muria Festival karena tempat ini memiliki sejarah panjang Kota Semarang. Lawang Sewu, yang didesain oleh arsitek asai Belanda, Cosman Citroen, merupakan saksi bisu dari peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang pada Oktober 1945. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY