11 November 2017, Banyuwangi Ethno Carnival

0
89
Banyuwangi Ethno Carnival

BANYUWANGI, Bisniswisata.co.id: Banyuwangi kembali menggelar parade kolosal karnaval etnik betajuk: Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), yang digelar pada 11 November 2017. Pergelaran kostum bernuansa kearifan lokal, rutin digelar tiap tahun ini, kini mengangkat tema Majestic Ijen dengan menampilkan 160 adikarya busana menawan.

Sejak digelar mulai 2011, BEC selalu mengeksplorasi kebudayaan lokal, Tari Gandrung, ritual Kebo-keboan, tradisi pernikahan masyarakat Suku Using, hingga seni Barong Kemiren. Tahun 2017, tema yang diangkat adalah keagungan Gunung Ijen, Majestic Ijen.

BEC mungkin secara kasat mata hampir sama dengan karnaval yang diselenggarakan di berbagai daerah. Namun BEC mempunyai ciri tersendiri yang menjadi pesonanya, yakni tema busana yang ditampilkan selalu menyajikan kekayaan tradisi dan budaya lokal.

Selain itu, yang membuat BEC berbeda, musik pengiring BEC diaransemen khusus oleh seniman Banyuwangi dengan menyesuaikan tema yang diangkat. BEC adalah sarana bagi seniman dan budayawan Banyuwangi untuk menyajikan karya terbaiknya yang alhamdulillah selama ini terus mendapat apresiaasi positif dari para pengunjung dan wisatawan.

BEC, juga menjadi ajang konsolidasi budaya, dan instrumen menumbuhkan semangat gotong royong dari semua pihak yang terlibat. Mulai budayawan, seniman, peserta dari seluruh penjuru Banyuwangi, TNI, Polri, hingga masyarakat umum, semuanya memiliki peran yang sama pentingnya. Jadi ini bukan semata-mata ajang promosi.

BEC dengan tema Majestic Ijen bakal menyajikan 160 karya busana tersebut dibagi tiga tema, yaitu Api Biru (blue fire), belerang, dan landscape. Tema api biru mewakili fenomena blue fire yang dimiliki oleh Gunung Ijen. Blue fire selama ini menarik perhatian ratusan ribu wisatawan yang datang ke Gunung Ijen setiap tahunnya.

Selanjutnya tema belerang, menggambarkan Ijen yang memproduksi gas sulfur sebagai pembentuk belerang. Sementara tema Landscape mewakili pesona Ijen lainnya berupa lereng perbukitan maupun tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar pegunungan tersebut. Warna busana yang ditampilkan pun akan lebih berwarna. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY