10 Tips Wisata Ke Gunung Bromo

0
3613
Gunung Bromo jadi andalam wisata di Jatim

PROBOLINGGO, test.test.bisniswisata.co.id: Gunung Bromo menjadi obyek wisata favorit di Jawa Timur. Keindahan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger ini memang tiada duanya. Destinasi wisata alam yang cukup menantang bagi wisatawan. Selain cuaca udara yang sangat dingin hingga menusuk tulang yakni suhu udara mencapai dibawah 10 derajat celsius, juga medan yang mengasyikkan dan lautan pasir yang menantang.

Wisata ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah sebuah pilihan menarik bagi para penggemar traveling ke gunung-gunung. Kawasan ini terletak di Jawa Timur dengan wilayah administratif Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo. Taman ini ditetapkan sejak tahun 1982 dengan luas wilayahnya sekitar 50.276,3 ha.

Berikut ini adalah beberapa tips berwisata ke gunung Bromo.

01. Fisik Harus Fit

Wisata ke Bromo, memang bukanlah wisata adventure yang ekstrem seperti mendaki gunung, namun persiapan fisik sangat diperlukan dalam menghadapi cuaca yang sangat dingin. Apalagi menaiki sekitar 250 anak tangga untuk melihat kawah Gunung Bromo. Dengan fisik yang fit, tubuh tidak bakalan mudah drop menghadapi perubahan cuaca. Apalagi jika menggunakan sepeda motor, tubuh yang fit suatu keharusan.

02. Tentukan Waktu yang Tepat
Berwisata ke Gunung Bromo, memang harus direncanakan. Sebaiknya memilih saat musim kemarau tiba, karena daoat menyaksikan pemandangan alam pegunungan yang indah. Juga dapat menyaksikan matahari terbit. Jika musim hujan, seringkali awan tebal menutupi matahari terbit sehingga tidak bisa menyaksikan matahari bulat kemerahan yang baru beranjak dari peraduannya.

03. Transportasi Harus Aman

Jalan menuju kawasan wisata Bromo memang cukup ekstrim. Tanjakan, turunan, berkelok-kelok, licin, jalan rusak merupakan ciri khas kawasan pegunungan. Jangan heran jika jalannya agak sempit di kawasan ini.

04. Pesan Akomodasi

Jika berancana menginap di Bromo, hendaknya pesan hotel/penginapan lebih bagus jauh-jauh hari. Biasanya, jika berwisata di akhir pekan, akomodasi akan sulit didapat karena sudah dipesan lebih dulu oleh wisatawan.
Selain penginapan, juga harus memesan Jeep atau kendaraan off road yang selalu berlalu lalang di Bromo. Memesan Jeep secara dadakan akan merepotkan, selain harganya lebih mahal, juga pengemudinya agak jual mahal. Ya untung-untung, jika mendapatkan jeep yang belum jalan serta sopir baik hati, harganya pun bisa dinegoisasi.

05. Siapkan Perlengkapan Pribadi
Inilah perlengkapan yang wajib dibawa:

– Jaket tebal, kaos tangan, kerpus, syal, kaos kaki tebal, sepatu dan sarung tangan untuk mengurangi hawa dingin. Jangan sekali-kali pakai sandal. Mengingat suhu di Gunung Bromo benar-benar tidak bersahabat, sangat dingin.

– Baju dan celana ganti. Walaupun Anda hanya melakukan perjalanan sehari, sebaiknya membawa pakaian ganti. Baju yang kotor oleh debu akan mengurangi kenyamanan saat perjalanan pulang.

– Lampu Senter / Flashlight. Apabila anda ingin menikmati sunrise di puncak bukit, akan mulai mendaki di saat langit masih gelap gulita. Penerangan dari senter akan sangat membantu menapaki jalan yang terjal.

– Masker penutup hidung dan mulut. Pasalnya, wilayah Gunung Bromo cenderung berpasir dan berangin. Dengan adanya masker bisa melindungi hidung dan mulut kita dari terpaan debu pasir yang bisa menyebabkan batuk dan perih pada tenggorokan.

– Topi untuk menutupi wajah Anda dari sinar matahari. Penggunaan Sun block juga dapat mengurangi kulit terbakar.

– Kamera, tripod, baterai cadangan, memory card kapasitas besar + cadangan. Pemandangan yang indah mempesona akan membuat Anda tidak bosan-bosan untuk menjepret kiri-kanan, depan-belakang karena kemanapun Anda memandang memang luar biasa. Jangan sampai belum setengah perjalanan baterai kamera habis atau memory Anda penuh sehingga melewatkan pemandangan nan indah itu dari jepretan kamera Anda.

06. Perlengkapan Darurat

Selain perlengkapan pribadi, perlengkapan darurat juga perlu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti

– Obat-obatan pribadi, sesuai dengan penyakit yang diderita wisatawan.

– Jas Hujan, dibutuhkan jika musim hujan tiba. Namun hendaknya selalu dibawa karena kondisi musim selalu berubah-ubah, dan hujan turun setiap saat meski hanya beberapa jam saja.

07. Bawa Makanan & Minuman

Membawa makanan, minuman juga camilan sesuai selera, tidak diharamkan. Memang banyak warung yang menjual jajanan. Tapi ada baiknya membawa juga beberapa makanan kecil untuk mengantisipasi rasa lapar karena harga makanan disana relatif lebih mahal.
Apalagi saat Menunggu matahari terbit sambil duduk bercanda ria bersama rekan-rekan lantas menikmati camilan dan minuman hangat akan mengurangi cuaca dingin di kawasan Penanjakan.
Penanjakan adalah lokasi strategis untuk melihat matahari terbit pertama kali.

08. Bawa uang tunai
Jangan berharap akan menemukan ATM di kawasan pegunungan. Sebaiknya bawalah uang tunai secukupnya, jangan terlalu banyak dan jangan sampai kekurangan uang. Apalagi jika lupa membawa salah satu kelengkapan, membeli kaos kaki sarung tangan, masker, dan kebutuhan kecil lainnya. Tentunya harus bayar dengan harga lebih mahal.

09. Hati-hatiĀ 
Hati-hati saat berjalan kaki, mengingat kontur jalan yang dilalui sebagian besar berbatu dan licin. Sepatu boot atau sepatu hiking akan lebih beguna daripada sepatu sneakers karena selain kuat sepatu jenis ini akan melindungi anda dari cedera.

10. Jangan mudah Terpengaruh Orang Menawarkan Jasa
Jika ada orang yang menawarkan jasa untuk mengantarkan anda ke puncak gunung bromo jangan mudah terpengaruh, karena ada yang sebagian dari orang tersebut hanya memanfaatkan ketidaktahuan kita. Tetapi jika anda memang membutuhkan jasa tersebut, tawarlah harga yang mereka tawarkan. Karena harga yang mereka tawarkan terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan jasa yang akan mereka berikan.
Selamat berwisata…..

LEAVE A REPLY