10 – 14 September 2016, Lovina Festival

0
521
Lomba Sapi Germbungan Lovina Festival

SINGARAJA BALI, test.test.bisniswisata.co.id: Kecantikan tersembunyi alam Lovina siap diperkenalkan ke masyarakat luas pada acara Lovina Festival 2016 “Hidden Beauty Lovina” atau sesuatu hal yang tersembunyi dari Buleleng serta akan mengangkat tema peran mantan Raja Buleleng yang juga sastrawan, Anak Agung Nyoman Panji Tisna sebagai pendiri Lovina

Acara ini diselenggarakan di beberapa panggung seperti di Pantai Binaria, Undiksha Singaraja dan Pantai Kaliasem, Singaraja Bali Utara, pada 10 – 14 September 2016.

Rincian acara Lovina Festival: Pada 10 September akan diselenggarakan pameran kerajinan, bersih-bersih Sapta Pesona, pameran kuliner, Orhiba sekaligus acara pembukaan di Pantai Binaria Lovina. Pengunjung menikmati parade budaya darat dan laut, parade Desa Kalibukbuk, serta pertunjukan musik dari Balawan. Upacara pembukaan akan menghadirkan Baleganjur dan Parade Gebogan, serta Gong Kebyar dan Tari Ki Barak Panji Sakti

Hari kedua, 11 September, giliran pecinta yoga yang difasilitasi kegiatan Yoga Asana Health & Beauty. Ada juga FGD wisata bahari dari Kementerian Kelautan, pameran kerajinan, pameran kuliner, pertunjukan tari, serta sampi gerubungan.

Hari ketiga, 12 September, pertunjukan seni masih dilanjutkan dengan band anturan kolaborasi, bonangan race dan gong kebyar wanita Kalibukbuk Bondres.

Hari Keempat, 13 September, Anda dapat turut berpatisipasi dalam ajang lari fun color run yang diadakan di Pantai Binaria.

Dan hari terakhir, 14 September akan dilaksanakan penutupan diikuti dengan Parade Megangsing. Juga ditampilkan pertunjukan Kebyar, Megenjekan, dan Gong.

Disbudpar telah membuat panggung besar di areal Patung Lumba Lumba sebagai tempat pertunjukan utama selain menampilkan dua parade dengan visi konservasi.

Pantai Lovina tidak kalah cantik dari pantai-pantai lain di Pulau Dewata. Hanya saja, pasirnya berwarna hitam asli tidak seperti pantai di Bali pada umumnya. Ombak di bibir pantai pun relatif tenang dan bersahabat sehingga memungkinkan pengunjung berwisata ke tengah laut dengan perahu nelayan.

Atraksi yang paling dicari dari Lovina adalah pertunjukan lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus). Anda dapat menyaksikan hewan pintar tersebut melompat-lompat di lautan lepas bersama kelompoknya. Biasanya mereka muncul pada pagi hari ketika Matahari baru mulai menyingsing.

Desa Kalibukbuk sendiri terletak di dekat pantai berbentuk teluk sehingga pemandangannya cukup indah. Dahulu desa ini dijadikan pelabuhan sehingga tak mengherankan jika begitu ramai dengan perdagangan dan pertukaran budaya. Laut Lovina pun tak kalah memesona, terdapat bunga-bunga karang indah dan ikan yang bervariasi.

Pelaksanaan Festival Lovina yang digagas Pemerintah serta didukung sejumlah komponen pariwisata di Buleleng sebagai upaya untuk membangkitkan industri pariwisata di Buleleng, khususnya di Lovina sebagai Ikon Pariwisata Bali Utara dengan memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki Buleleng dalam berbagai bidang termasuk memberdayakan warga masyarakat sebagai penyangga Kawasan Lovina. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.