1 Januari 2015, Airport Tax Wajib Masuk Harga Tiket Pesawat

0
6746


JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id:
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan menegaskan awal tahun 2015, pembayaaran airport tax dimasukkan ke dalam komponen harga tiket pesawat. Aturan ini diambil untuk memudahkan pelayanan penumpang di bandara. Airport tax adalah pajak bandara yang dibayar pada saat kita akan berangkat menggunakan pesawat terbang.

“Penggabungan ini rencananya akan mulai diterapkan pada awal tahun depan, 1 Januari 2015. Jadi mau nggak mau ya harus mau…,” papar Jonan usai membuka rapat umum Indonesia National Airlines Carriers Association (INACA), di Jakarta, Kamis (13/12/2014).

Ketentuan aiport tax ini, lanjut mantan Dirut PT KAI, mesti diikuti semua maskapai penerbangan di tanah air. Tak ada alasan apapun bagi industri penerbangan untuk tak mematuhi aturan tersebut. “Mau nggak mau harus mau,” tegas lelaki kelahiran Surabaya.

Penggabungan airport tax, atau passenger service charge (PSC) menjadi masalah. Salah satu maskapai, PT Garuda Indonesia Tbk memilih memisahkan biaya tersebut dari harga tiket per 1 Oktober 2014. Garuda mengklaim merugi miliaran rupiah, setelah menerapkannya selama dua tahun.

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, pernah mengomentari sikap Garuda. Dia menilai, PSC on ticket itu tak diikuti oleh maskapai lain, sehingga tiket Garuda terkesan lebih mahal.

Dahlan tak bisa berbuat banyak, karena yang bisa mewajibkan penggabungan itu adalah Kementerian Perhubungan. “Yang bisa mengharuskan itu Kementerian Perhubungan,” kata dia, saat itu.

Dosen sekaligus Pengamat Penerbangan Universitas Gadjah Mada Arista Admadjati mengatakan, jika Indonesia masih memisahkan airport tax dengan tiket, maka Indonesia dicap sebagai negara yang ketinggalan. Pasalnya, hampir semua negara menerapkan penggabungan tersebut.

“Hampir semua, 97 persen jadi satu airport tax dan harga tiket. Hanya Brunei dan satu negara di Afrika terpisah. Jadi kalau terpisah dibilang kemunduran,” tandas dia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY