06 Desember 2014, FFI Di Palembang

0
725

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Festival Film Indonesia (FFI) 2014 kembali digelar. Perheletan akbar insan perfileman nasional bakal digelar di Palembang, pada Sabtu 6 Desember 2014.

Robby Ertanto, komisioner Badan Perfilman Indonesia menjelaskan FFI 2014 sesuai amanat UU Perfilman bahwa sebagai Ketua Bidang Penjurian sejumlah nama sebagai dewan juri seperti, Mira Lesmana, Yudi Datau, Christine Hakim, Widyawati, Niniek L Karim, Shanty Harmayn, Seno Gumira Ajidarma, Tino Saroengallo, Frans Sartono, Irwan Usmar Ismail dan lainnya.

“Tidak ada ketua semua sama dewan juri dan hasil penilaian dewan juri film bioskop dikirim langsung ke akuntan publik independen Deloitte (salah satu dari empat perusahaan akuntan dan konsultan investasi terbesar di dunia) untuk direkapitulasi,” katanya di Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Dilanjutkan, Deloitte akan menyerahkan hasil rekap tahap pertama ke panitia FFI pada saat acara pengumuman nominasi. Film yang masuk nominasi dikirim kembali kepada seluruh anggota dewan juri untuk dinilai kembali guna menentukan pemenang akhir.

Kemala Atmojo selaku Ketua Panitia mengatakan pihak akuntan publik Deloitte akan menyerahkan hasil rekap tahap kedua ke panitia FFI 2014 pada saat malam puncak. “Saya memastikan hasil akan independen dan tingkat objektivitas penjurian sangat tinggi sehingga akseptabilitas FFI ikut terdongkrak naik,” paparnya.

Christine Hakim menambahkan ingin berjuang agar Presiden Joko Widodo bisa mengetuk pintu TV Swasta lainnya agar ikur mensiarkan acara FFI yang bersejarah dan monumental ini.

Dewi F Gontha, Ketua II Bidang Acara mengaku FFI tahun ini berbeda dibandingkan dengan FFI sebelumnya karena tahun ini didukung 600 artis dengan nobar film Indonesia di tengai sungai Musi dan Drive Inn.

Selain itu lambang supremasi tertinggi perfilman Indonesia, Piala Citra dari bentuknya akan dikembalikan ke bentuk semula dari seniman patung Sidharta sejak tahun 1966 dengan banyak permintaan dari insan perfilman yang dimodifikasi tetap merujuk pada bentuk asli oleh seniman Dolarosa Sinaga.

Kejutan dan beda yang berikutnya adalah gimmick atau tema yaitu BANGGA FILM INDONESIA. Yah, semoga saja seperti harapan redaksi bahwa poster film Indonesia kembali berjaya dan berseliweran dimana-mana sehingga masyarakat jadi tahu film Indonesia apa saja yang akan tayang tiap KAMIS dan pemerintah tentu saja peduli untuk mengembalikan animo penonton untuk datang ke bioskop menonton film Indonesia karena BANGGA.

Sementara itu dari film-film yang sudah masuk dan sudah didaftarkan tercatat sudah lebih dari 25 judul didaftarkan oleh produser kawakan seperti Raam Punjabi, Ram Soraya, Mira Lesmana, Sheila Timothy, Gope Samtani, KK Dheeraj dan masih banyak lagi lainnya. Mereka telah mendaftarkan Soekarno, Hijrah Cinta, Tenggelammnya Kapal Van Deer Wicjk, Sokola Rimba, Tabula Rasa, Remember When, Jokowi adalah Kita dan lainnya.

Tak lupa panitia menghelat lomba kritik perfilman Indonesia untuk masyarakat umum dan media serta Anda bisa mengikuti update informasi terbaru di akun twitter resmi @pialacitra2014. Tertarik? (endy)

LEAVE A REPLY